Hai Winter Lily yang sudah lama tidur,

Ingat ngga saat aku bilang kamu adalah teman setia di malam-malam tergelap?
Ingat ngga saat kita bergandeng tangan berjuang melawan segala kesakitan selama enam–tujuh tahun?
Ingat ngga saat kita frustrasi, bertarung, hari demi hari, sampai kehabisan napas?
Ingat ngga saat dunia memunggungi kita, seolah kita tidak punya luka?
Seolah kita tidak apa-apa ditinggal sendirian?
Seolah kita terima saja mendengarkan cerita mereka tanpa didengarkan?
Ingat ngga saat kita bertumbuh bersama menjadi orang yang lebih hati-hati?
Ingat ngga proses kita tumbuh bersama menjadi lebih dewasa?

Yang lebih penting,
Ingat ngga saat kita berdoa bersama memohon kematian?

Ternyata, hai Winter Lily-ku,
Kita ngga melakukan itu semua bersama-sama,
Atau dengan tujuan yang sama,
Atau bertarung bersama.
Aku melakukannya sendiri.
Dan terpaksa melakukannya sendiri
Gara-gara kamu.

Jadi, Winter Lily,
Sekarang aku bersyukur kamu sudah tidur.
Semoga kamu ngga bangun lagi.
Semoga kalau pun kamu bangun lagi,
Aku punya orang yang mengerti dan bisa diandalkan.
Supaya aku dan dia bertarung mengusir kamu pergi.

Kamu tetap teman aku, Winter Lily.
Aku menjadi orang keren seperti ini karena kamu.
Aku tetap menghargai kamu.
Tapi, aku juga sadar bahwa kesakitan tidak boleh dipelihara.
Kita sebaiknya menjaga hal-hal yang lebih penting dari sekedar teman seperti kamu.
Aku sekarang tau bahwa di dunia ini banyak orang, perasaan, hal-hal, cinta, dan ide yang belum aku kenal, lakukan, coba, dan rasakan.
Jadi,
Aku rela kalau kamu tidur dan tidak bangun lagi, Winter Lily.
Aku tidak berharap kamu mati.
Aku berharap kamu bernapas, tetapi tidak mendampingiku lagi.

Aku sekarang berani untuk jadi lebih kuat.

Winter Lily, kalau sekarang kamu sedang bermimpi, semoga di mimpi itu kamu mendengar aku bilang begini:

Aku ngga kalah, Winter Lily.
Aku masih hidup.

Catatan pagi hari setelah kematian Robin Williams, 12 Agustus 2014

IMG_6567-1.JPG
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s