Laut Yang Tenang Yang Menumpulkan

Saya ngga tahu karena belum setua itu, tapi yang saya lihat dan saya bayangkan hidup itu bukan hanya susah pada masa-masa transisi dari remaja ke dewasa. Saya ingat waktu kecil ingin cepat besar karena jadi anak kecil itu sulit, dianggap remeh dan pendapat saya tidak pernah didengarkan. Nyatanya, saat sudah besar ingin kecil lagi dan saya tetap tidak pernah didengarkan.

Sekarang, saya sedang berada di laut yang terlampau tenang tapi mematikan. Rasanya seperti saya mengarahkan perahu ke samudra yang menantang, tapi malah tersesat ke laut yang kalem. Walau pun di masa lampau saya sudah mengerahkan segenap tenaga untuk tidak berakhir di sini. Tapi, senjata yang saya gunakan pada diri sendiri selalu “Namanya juga lagi transisi.” Dan semakin hari sisi diri saya yang lain semakin kesal dengarnya.

My sea isn’t supposed to be like this. It’s supposed to be a little vicious and chaotic. Instead, it’s only chaotic in the mind and I’m not going anywhere.

Laut seperti ini yang menumpulkan segala keinginan.

Balik lagi, sekarang kalau dipikir-pikir, saya mengerti bahwa di tahap mana pun kita hidup (dalam segi usia atau mental, misalnya) kita pasti punya tantangannya sendiri. Dan tidak ada tantangan yang mudah untuk orang-orang yang berpikir. Hidup yang terlalu mudah dan lurus juga mencemaskan, kok. Seperti saya saat ini. Sekarang saya tahu bahwa saya harus melakukan sesuatu, tetapi saya tidak tahu sesuatu apa itu.

Terkadang kita merasa kita sudah melakukan semuanya, tetapi ternyata kita tidak melakukan apa-apa. Terkadang justru sebaliknya.

Terkadang kita menang, terkadang kita kehujanan.

Terkadang, intuisi dan dorongan hati kita mati sama sekali. Terkadang kita tahu bahwa kita tidak boleh seperti ini. Terkadang kita tidak tahu kita harus bagaimana.

Terkadang, sesuatu tidak pernah pergi sama sekali.

Semoga ini akan pergi.

Selamat beristirahat,
Indiena

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s